SELAMAT DATANG DI BLOG SD WIDURI JAYA, ADDRESS : JL. DURI MAS RAYA NO.1 KEL. DURI KEPA KEC. KEBONJERUK JAKARTA BARAT, PHONE. 021-5605159 INFO FROM MR. TARYO HA, S.Pd. BLOGGER OF SD WIDURI JAYA


Gedung YP Widuri Jaya

Sekolah ini dibangun pada tahun 1984 dan mulai digunakan pada tahun 1985.

Guru-Guru SD Widuri Jaya

SD Widuri Jaya dibimbing oleh guru-guru yang berpengalaman dibidangnya.

Saat Acara Pelepasan Siswa Kls VI SD

Saat pelepasan siswa Kelas VI SD Widuri Jaya Bertempat di HOTEL DELAGA BIRU CIPANAS JAWA BARAT TP. 2011/2012 penuh rasa haru.

Kegiatan Pramuka

Kegiatan Pramuka diadakan setiap hari Jum'at jam 08.00 - 09.00

Blogger SD Widuri Jaya

Blogger SD Widuri Jaya adalah Pak. Taryo HA, S.Pd. selalu berusaha untuk memberikan informasi terkini tentang SD Widuri Jaya

Tampilkan postingan dengan label Ki Hajar Dewantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ki Hajar Dewantara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, April 30, 2011

Ki Hajar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (EYD: Suwardi Suryaningrat, sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara, EYD: Ki Hajar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro; lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun[1]; selanjutnya disingkat sebagai "Soewardi" atau "KHD") adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda. Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah tahun emisi 1998.[2] Ia dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Soekarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959)[3].
Sumber : Wikipedia.org